JUARAnews.co BOLMONG — Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja Tahun 2026 dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Kegiatan yang diikuti 15 peserta putra dan 15 peserta putri perwakilan dari 15 kecamatan se-Bolmong itu digelar di ruang rapat Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (9/4/2026).
Ketua TP PKK Bolaang Mongondow, Ny Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi, SE, mengatakan stunting masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak akibat kekurangan gizi kronis.
“Dampaknya sangat panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, TP PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau keluarga, terutama melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, remaja didorong menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu mengampanyekan pola hidup sehat, menyebarluaskan informasi gizi seimbang, serta mengedukasi teman sebaya untuk menghindari pernikahan dini yang menjadi salah satu faktor risiko stunting.
Selain itu, sinergi antara TP PKK dan generasi muda juga dinilai penting dalam memastikan pemenuhan gizi bagi anak dan ibu hamil, termasuk penguatan layanan posyandu di tingkat desa dan kelurahan.
Masyarakat pun diajak kembali menerapkan pedoman gizi seimbang, tidak sekadar memenuhi rasa kenyang, tetapi juga memperhatikan kecukupan nutrisi keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, jajaran TP PKK, tim juri, panitia.
Di akhir sambutannya, Kalsum berharap ajang ini mampu melahirkan duta yang tangguh, aktif, dan inovatif dalam menyampaikan pesan pencegahan stunting.
“Dengan keterlibatan generasi muda, kami optimistis dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” katanya.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah nyata TP PKK Bolmong dalam mendukung gerakan nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai ujung tombak perubahan di tengah masyarakat. (/liet)





