Bupati Yusra Hadiri Pemakaman Almarhum Ali Imran Aduka

JUARAnews.co BOLMONG – Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Ali Imran Aduka di Komplek Kampung Baru, Kelurahan Kotamobagu, pada Senin (1/12/2025). Sejak pagi hingga sore hari, warga dan tokoh daerah berdatangan untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga. Kehadiran begitu banyak pelayat mencerminkan posisi almarhum sebagai figur yang dikenal luas dan dihormati di tengah masyarakat Kotamobagu dan Bolmong Raya.

Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi turut hadir secara langsung. Kedatangan Bupati disambut pihak keluarga yang terlihat masih larut dalam kesedihan mendalam atas kepergian sosok ayah dan panutan mereka.

Selain Bupati Yusra, turut hadir pula Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendi Virgiawan Mangkat. Kehadiran dua pimpinan daerah ini menunjukkan kuatnya hubungan sosial serta rasa hormat terhadap jejak pengabdian almarhum. Tampak pula Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Ny. Marlina Moha Siahaan, serta mantan Wakil walikota Kotamobagu, Jainudin Damopolii, yang turut menyampaikan penghormatan terakhir.

Semasa hidupnya, Ali Imran Aduka dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam dunia organisasi dan sosial. Ia pernah mengabdikan diri di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mengemban amanah sebagai Ketua Bapilu Partai Golkar Bolmong, hingga dipercaya menjabat Sekretaris Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kotamobagu. Kiprah ini menandakan dedikasinya dalam membangun jaringan sosial, mendorong perkembangan olahraga, serta berkontribusi pada dinamika politik lokal.

Di hadapan keluarga dan para pelayat, Bupati Yusra menyampaikan kesan personalnya terhadap almarhum. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah cukup lama mengenal sosok tersebut, baik sebagai sahabat maupun mitra dalam berbagai kegiatan sosial.

“Saya sudah cukup lama mengenal beliau. Ia sosok inspiratif, berjiwa sosial tinggi, dan selalu menunjukkan kebaikan kepada sesama,” ucapnya dengan nada penuh empati.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, sebagai bentuk kedekatan dan penghormatan.

Kepergian Ali Imran Aduka tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang pernah bersentuhan dalam aktivitas sosial, organisasi, dan komunikasi sehari-hari dengannya. Dengan segala kontribusi dan kebaikannya, sosok almarhum akan tetap dikenang sebagai pribadi yang rendah hati, ramah, dan selalu siap membantu tanpa pamrih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *