JUARAnews.co BOLMONG — Komitmen Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta dalam membangun daerah terus dibuktikan melalui kerja nyata di sektor infrastruktur.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan Yusra-Dony, Pemerintah Kabupaten Bolmong kembali menyiapkan pembangunan dan perbaikan 14 ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Bolmong. Langkah tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan kepemimpinan Yusra-Dony dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tingginya kebutuhan pembangunan daerah, pemerintahan Yusra-Dony tetap bergerak melakukan pembenahan akses jalan, terutama di kawasan pertanian dan perkebunan yang menjadi urat nadi perekonomian warga Bolmong.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmong, Hendra Hamim, mengatakan sebanyak 14 ruas jalan telah diprogramkan untuk dikerjakan pada tahun 2026.
“Tahun 2026 ada 14 ruas jalan yang akan segera berproses,” ujar Hendra Hamim, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, perhatian besar Bupati Yusra dan Wakil Bupati Dony terhadap pembangunan infrastruktur bukan tanpa alasan. Sebab, akses jalan yang baik menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun mobilitas antarwilayah.
Tak hanya fokus pada rencana pembangunan tahun depan, pemerintahan Yusra-Dony juga berhasil menuntaskan pekerjaan pada 17 ruas jalan sepanjang tahun 2025.
“Tahun 2025 ada 17 ruas jalan dan semuanya selesai tepat waktu,” tambah Hendra.
Capaian tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke desa-desa.
Hendra menjelaskan, sejumlah proyek yang kembali dilanjutkan tahun 2026 merupakan bagian dari program pembangunan berkelanjutan yang telah dirancang pemerintahan Yusra-Dony sejak awal.
Salah satu ruas jalan yang kembali mendapat perhatian yakni Kopandakan II – Tungoi di Kecamatan Lolayan. Untuk kelanjutan pembangunan jalan tersebut, Pemkab Bolmong menyiapkan anggaran sekitar Rp1,4 miliar.
“Iya, untuk ruas jalan Kopandakan II – Tungoi tahun ini akan dilanjutkan dengan anggaran Rp1,4 miliar,” jelasnya.
Ia mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut sebelumnya sudah dimulai pada tahun 2025 dan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh akses penghubung antarwilayah selesai dikerjakan.
Selain ruas jalan Kopandakan II – Tungoi, proyek lanjutan lainnya yang kembali masuk program pembangunan yakni ruas jalan Lolak – Motabang I.
Berikut 14 ruas jalan yang akan dikerjakan Pemkab Bolmong pada tahun 2026:
- Pemeliharaan berkala Jalan Pasar Lolak
- Pemeliharaan berkala Jalan Lolak – Motabang I (lanjutan)
- Pemeliharaan berkala Jalan Kantor Bappeda Lolak
- Rehabilitasi Jalan Langagon I
- Pemeliharaan berkala Jalan Modomang – Pinonobatuan
- Rehabilitasi Jalan AKD – Gogaluman
- Rehabilitasi Jalan AKD – Nonapan I
- Pemeliharaan berkala Jalan Kopandakan II – Tungoi (lanjutan)
- Rehabilitasi Jalan AKD – Tiberias Segmen II
- Pemeliharaan berkala Jalan Buntalo – Bumbung
- Rehabilitasi Jalan Tapadaka Utara – Irigasi
- Rehabilitasi Jalan Lingkar Tanoyan Selatan
- Rekonstruksi Jalan Perkebunan Nonapan II
- Rekonstruksi Jalan Sungai Kosio
Langkah yang dilakukan Yusra-Dony ini mendapat perhatian positif masyarakat karena dinilai menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga. Dengan infrastruktur yang terus dibenahi, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses transportasi yang lebih baik, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok desa di Bolmong. (/liet)






