JUARAnews. co BOLMONG — Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si. melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I guna mempercepat penanganan persoalan infrastruktur pengairan dan pengendalian bencana di Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (8/5/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Manado itu, Yusra diterima Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Nimbrot Rumaropen, bersama jajaran.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari rehabilitasi saluran irigasi, penanganan wilayah rawan banjir, hingga penguatan sistem pengairan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian di Bolaang Mongondow.

Menurut Yusra, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena menyangkut ketahanan pangan dan sumber penghidupan masyarakat di wilayah tersebut.
“Pemerintah daerah terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan irigasi dan pengendalian banjir. Hal ini penting untuk menjaga produktivitas pertanian serta melindungi wilayah rawan bencana,” kata Yusra.
Selain rehabilitasi irigasi, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan tanggul penahan air di wilayah Inobonto dan Maelang. Kedua kawasan tersebut selama ini dinilai rentan terdampak luapan air saat intensitas hujan meningkat.
Peningkatan jaringan irigasi di kawasan Dumoga dan sejumlah kecamatan lainnya turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Pemerintah daerah menilai ketersediaan dan distribusi air yang memadai menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas hasil pertanian masyarakat.

Yusra mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan agar berbagai program pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting agar pembangunan infrastruktur pengairan dan penanganan bencana di Bolmong bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Langkah tersebut turut mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, terutama untuk mempercepat rehabilitasi jaringan irigasi, penanganan dampak bencana, serta optimalisasi program pengairan yang menyentuh langsung kebutuhan petani dan masyarakat di daerah. (/liet)






