Bupati Yusra Alhabsyi Datangi Rumah Duka Warganya Korban Tragedi Drag Race Kotamobagu

JUARAnews.co BOLMONG – Duka akibat tragedi drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, turut dirasakan masyarakat Bolaang Mongondow (Bolmong).

Sejumlah korban yang meninggal dunia diketahui merupakan warga Bilalang, Kabupaten Bolmong. Mendengar kabar duka tersebut, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban.

Yusra hadir didampingi Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Mangkat. Mereka bersama-sama menyambangi keluarga korban yang masih berada dalam suasana duka.

Kehadiran Yusra menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Di rumah duka, Yusra turut memanjatkan doa bagi para korban yang meninggal dunia, sekaligus mendoakan para korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit agar segera diberikan kesembuhan.

Suasana haru menyelimuti rumah duka di Bilalang. Keluarga korban masih larut dalam kesedihan setelah kehilangan anggota keluarga dalam insiden yang terjadi saat pelaksanaan drag race di Kelurahan Upai.

Di hadapan keluarga, Yusra menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran serta keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sebelum mendatangi rumah duka, Yusra bersama Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Mangkat juga mengunjungi para korban yang menjalani perawatan di RSUD Kotamobagu dan RS Monompia.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para korban sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warga yang menjadi korban tragedi drag race.

Setelah dari rumah sakit, rombongan kemudian mendatangi rumah duka di Bilalang. Yusra tetap berada di tengah keluarga hingga larut malam.

Hingga sekitar pukul 03.00 WITA, Bupati Yusra masih hadir memberikan dukungan kepada keluarga korban. Di tengah suasana kehilangan, kehadiran tersebut menjadi bentuk empati dan perhatian pemerintah kepada warganya.

Tragedi drag race di Kelurahan Upai tersebut menyebabkan sejumlah orang menjadi korban. Sebagian meninggal dunia, sementara korban lainnya harus mendapatkan perawatan medis.

Yusra mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan para korban dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan. Bagi korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Yusra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *