Diduga Tap Pertalite Berulang Kali, Mobil Pikap Jenis Kijang Ditindak Tim Resmob Raja Bogani Polres Bolmong dan TPID

BOLMONG – Tim Resmob Raja Bogani Polres Bolaang Mongondow bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan penindakan terhadap sebuah kendaraan jenis Kijang pikap yang diduga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite secara berulang kali di SPBU Komangaan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Penindakan tersebut dilakukan pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kendaraan dengan nomor polisi DB XXXX GA itu diduga melakukan pengisian Pertalite lebih dari satu kali.

Dalam pemeriksaan di lapangan, petugas juga menemukan sejumlah peralatan berupa corong dan selang di dalam kendaraan tersebut.

Selain itu, terdapat informasi yang menunjukkan kendaraan tersebut diduga melakukan pengisian Pertalite di lokasi lain.

Atas temuan tersebut, Tim Resmob Raja Bogani Polres Bolmong bersama TPID melakukan penindakan di lokasi. Dalam penanganan awal, petugas memberikan peringatan kepada pengemudi atau pihak yang menguasai kendaraan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Petugas juga mengingatkan bahwa apabila tindakan tersebut kembali ditemukan, maka persoalan itu dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penindakan tersebut berlangsung di tengah pengawasan yang diperketat terhadap penyaluran BBM di Kabupaten Bolaang Mongondow. Sebelumnya, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menginstruksikan jajaran pemerintah daerah, termasuk TPID, untuk turun langsung melakukan pemantauan di sejumlah SPBU.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, mulai dari antrean kendaraan dan ketersediaan stok BBM hingga memastikan pelayanan di SPBU berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat terkait dalam mengawasi distribusi Pertalite agar tepat sasaran dan mencegah terjadinya dugaan penyalahgunaan BBM di wilayah Bolaang Mongondow.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *