JUARAnews.co BOLMONG – Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, peran generasi muda tidak lagi sebatas menjadi penerus. Mereka dituntut hadir sebagai bagian dari proses pembangunan dan ikut menentukan arah masa depan daerah.
Pesan itu mengemuka saat Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta membuka Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 yang digelar Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, Kotamobagu, tersebut menjadi ruang bagi para kader muda untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus memperluas wawasan tentang peran pemuda dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
Dony mengapresiasi langkah PC TIDAR Bolmong yang menghadirkan pelatihan tersebut. Menurutnya, pembentukan karakter dan kapasitas generasi muda merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Ia menilai pemuda harus memiliki lebih dari sekadar kemampuan intelektual. Kepedulian terhadap masyarakat, integritas, keberanian mengambil peran, serta kemampuan melihat persoalan secara kritis menjadi modal penting untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Generasi muda merupakan tulang punggung sekaligus motor penggerak pembangunan daerah,” kata Dony.
Karena itu, ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan organisasi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dony juga mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi muda dalam mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki Bolaang Mongondow.
Bolaang Mongondow memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga pertambangan. Potensi tersebut, menurut Dony, perlu dikawal dan dikelola secara bijak agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Di saat yang sama, ia menekankan pentingnya pemuda tetap berpijak pada identitas daerah. Nilai-nilai adat dan budaya lokal perlu dirawat agar pembangunan tidak membuat generasi muda kehilangan akar sejarah dan jati dirinya.
Pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 pun diharapkan menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan kader-kader muda yang memiliki wawasan, integritas, kepedulian sosial, serta komitmen terhadap kemajuan daerah.
Dalam pelatihan tersebut, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Bolmong, Ofriyanto Laures, turut hadir sebagai salah satu pemateri. Sekretaris TIDAR Sulawesi Utara juga turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus dan narasumber lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PC TIDAR Kabupaten Bolmong Dhea E. Lumenta dan Ketua Gerindra Bolmong Harjono kalimbe
Dari ruang pelatihan itu, pesan yang dibawa cukup jelas: pembangunan daerah membutuhkan anak-anak muda yang bukan hanya mampu berbicara tentang masa depan, tetapi juga bersedia mengambil bagian untuk mewujudkannya.






