JUARAnews.co BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Bolaang. Di bawah kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta, kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama yang segera ditangani.
Sebagai bentuk kepedulian dan langkah konkret pemerintah daerah, sebanyak 3.620 kilogram atau 3,6 ton beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) disalurkan kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 181 kepala keluarga yang tersebar di empat desa, yakni Desa Solimandungan Satu, Desa Solimandungan Dua, Desa Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, di posko penanganan bencana. Selanjutnya, bantuan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan pangan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Badan Pangan Nasional dalam memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana. Sementara itu, Perum Bulog Kotamobagu berperan sebagai operator yang bertanggung jawab dalam pengelolaan, penyimpanan, hingga proses distribusi cadangan pangan tersebut.

Langkah cepat penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin ketahanan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat. Di tengah kondisi pascabanjir yang masih menyisakan berbagai tantangan, kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Menurutnya, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mengawal proses penanganan bencana ini, memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, serta mendukung percepatan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Dony Lumenta.
Di bawah kepemimpinan Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta, penanganan bencana tidak hanya difokuskan pada respons darurat semata, tetapi juga pada upaya memastikan masyarakat dapat bangkit kembali dengan dukungan penuh dari pemerintah. Kehadiran pemerintah melalui bantuan yang cepat dan tepat sasaran menjadi bukti bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (/liet)






