Syliane Lumenta Tutup Bimtek TP-PKK Bolmong: Ilmu Harus Jadi Aksi Nyata

JUARAnews.co BOLMONG — Udara sore di kawasan Tateli, Minahasa, terasa sejuk saat para kader PKK Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menutup kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Manado Tateli Resort, Kamis (13/11/2025). Selama tiga hari, para kader mengikuti pelatihan yang dirancang untuk mengasah kemampuan dan memperluas wawasan seputar pemberdayaan keluarga.

Dalam sambutannya, Sekretaris TP-PKK Bolmong Syliane Lumenta-Pangalila, S.Th menyampaikan pesan penutup penuh semangat. Ia memuji antusiasme peserta yang konsisten mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

“Pelatihan ini bukan hanya soal menambah pengetahuan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menerapkannya dalam kerja nyata di masyarakat,” ujarnya.

Suasana ruang pelatihan terasa hidup dengan diskusi dan tanya jawab interaktif. Para peserta tampak mencatat kembali poin-poin penting dari para narasumber yang membawakan beragam topik, mulai dari penguatan kelembagaan, pengelolaan administrasi PKK, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pola asuh anak dan remaja. Setiap sesi memantik ide baru bagi peserta untuk diterapkan di daerah masing-masing.

Ketua TP-PKK Bolmong Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi, SE, yang turut hadir, menegaskan pentingnya pelatihan semacam ini sebagai wadah mencetak kader yang tangguh dan kreatif.

“Kita tidak boleh berhenti pada teori. Setiap peserta harus mampu mengembangkan gagasan yang sejalan dengan 10 Program Pokok PKK agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.

Di luar sesi resmi, kebersamaan antar peserta terlihat akrab. Mereka saling berbagi pengalaman tentang kegiatan PKK di desa — mulai dari pengelolaan posyandu, pemberdayaan kelompok wanita tani, hingga upaya menekan angka stunting. Dari obrolan ringan itu tumbuh semangat baru untuk membawa perubahan di lingkungan masing-masing.

Penutupan sore itu bukan sekadar menandai akhir sebuah pelatihan. Bagi para kader PKK Bolmong, itu adalah awal langkah baru untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, membangun keluarga yang mandiri, serta menumbuhkan kesejahteraan dari akar rumput.

“Kami pulang dengan banyak ide dan semangat baru,” ujar salah satu peserta dengan senyum lebar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *